Tips Menjalankan Bisnis Bersama Pasangan

Sejumlah orang memutuskan untuk menjalankan bisnis bersama pasangan mereka. Hal ini dilakukan karena mereka percaya bahwa dengan melakukan hal ini, mereka bisa membangun bisnis dan mendapatkan keuntungan optimal. Di lain sisi, bisnis yang dijalankan bersama pujaan hati juga beresiko untuk mengalami kebangkrutan dengan cepat karena disebabkan oleh perbedaan pendapat, konflik internal, kesalahpahaman, dan lain sebagainya. Untuk itu, bagi orang-orang yang ingin membangun usaha bersama belahan jiwanya, dituntut dan disarankan untuk menjaga kekompakan agar usahanya berjalan sesuai harapan. Btw, bila Anda ingin melakukan hal ini, selain menjaga kekompakan, ada baiknya juga untuk mengaplikasikan tips di bawah ini:

Selalu diskusi sebelum mengambil keputusan

Bila keputusan sudah diambil, mau tidak mau harus siap menerima semua konsekuensinya, entah itu positif atau pun negatif. Namun, sebelum keputusan diambil, sangatlah disarankan untuk memikirkan semua pilihan dan dampak yang bisa terjadi nantinya. Dalam membangun bisnis bersama kekasih Anda, pastikan untuk selalu diskusi sebelum mengambil keputusan. Tidak hanya keputusan besar saja tapi keputusan kecil yang penting untuk kemajuan dan perkembangan bisnis. Bagaimana bila ada perbedaan pendapat? Tidak perlu khawatir karena hal ini wajar. Solusinya adalah mencari titik tengah dan kesepakatan bersama di antara perbedaan pendapat itu. Dengan begitu, akan ada keputusan yang tepat.

Di sisi lain, bila Anda seenaknya saja mengambil keputusan tanpa sepengetahuan pasangan, besar kemungkinan akan terjadi kesalahpahaman yang bisa saja menyebabkan konflik internal.

Hindari perdebatan

Tak dapat dipungkiri bahwa perdebatan bisa terjadi kapan saja dengan pasangan. Di dalam menjalankan bisnis bersama, sebaiknya hal yang satu ini wajib dihindari. Mengapa? Perdebatan dalam bisnis berbeda dengan perdebatan di dalam hubungan. Bila dalam bisnis, masalah ini bisa menjadi masalah serius yang bisa saja berujung pada tutupnya perusahaan untuk waktu yang lama atau justru jatuh bangkrut. Bukan berarti hal ini tidak boleh dilakukan tapi sebaiknya dihindari. Sebagai contoh, bila pasangan Anda tidak setuju bila perusahaan Anda bekerjasama dengan perusahaan tertentu sedangkan Anda menyetujui hal tersebut, sebaiknya pertimbangkan lagi. Sadari bahwa pasangan Anda pasti memiliki pemikiran atau alasan sendiri dengan ketidaksetujuannya itu. Seperti yang sudah dikatakan di atas, bahwasannya hal ini harus didiskusikan terlebih dahulu dan diambil jalan tengahnya.

Bagi tugas dengan porsi yang pas

Apabila Anda membagi tugas dengan pasangan, sebaiknya bagi dengan porsi yang pas. Ini artinya Anda harus membagi tugas sesuai kemampuan dan wawasan masing-masing. Sebagai contoh, bila perusahaan Anda bergerak di bidang kontruksi dan pasangan Anda ahli dalam mendesain bangunan, Anda harus memberikannya tugas sebatas mendesain sedangkan Anda bertugas untuk mengawasi pembangunan dan membantunya memberikan masukan atas desain yang dia buat. Pastikan untuk tidak memberinya tekanan karena hal tersebut bisa saja merusak konsentrasi dan fokusnya terhadap pekerjaan. Bila ada hal-hal yang tidak sejalan atau disukai, sampaikan dengan bahasa yang baik dan sopan agar tidak terjadi salah paham. Selain itu, apabila pasangan Anda sedang tidak dalam kondisi fit, jangan pernah paksa untuk mengerjakan tugasnya. Antar dia untuk berobat dan suruh dia untuk beristirahat sampai kesehatannya benar-benar membaik. Untuk pekerjaannya, sebaiknya Anda yang melakukannya. Bila Anda tidak begitu ahli, minta bantuan dari orang lain yang memang ahli dalam pekerjaan tersebut.

Ingat untuk meluangkan waktu untuk menyegarkan dan menghibur hati dan pikirkan. Lupakan semua urusan bisnis untuk sementara waktu ketika Anda sedang hangout bersama. Dengan begitu, baik bisnis dan hubungan Anda bisa dijalani dengan baik.

FAQ Seputar Beli Nasi Tumpeng

Siapa yang tidak kenal dengan nasi tumpeng? Sudah pastinya Anda semua sudah tahu dengan nasi satu ini karena sudah banyak  orang yang menjual seperti di akun Facebook Food Spot Catering. Nasi tumpeng merupakan nasi yang dibentuk kerucut beserta dengan lauk pauk di sekitarnya. Selain identik dengan bentuknya kerucut nasi tumpeng juga identik dengan warnanya yang kuning. Nasi jenis ini sering digunakan untuk berbagai acara seperti ulang tahun, pernikahan, acara kantor, dan lain sebagainya. Untuk membuat nasi ini butuh waktu karena prosesnya cukup lama. Oleh karena itu, tidak sedikut juga orang lebih memilih membeli dari pada harus membuat sendiri saat memerluka nasi tumpeng. Jika Anda tertarik untuk membeli nasi tumpeng, berikut ini akan dibahas mengenai FAQ seputar beli nasi tumpeng.

Berapa kisaran harga 1 porsi nasi tumpeng?

Jika ingin membeli nasi tumpeng, pastinya yang ada di dalam pikiran adalah soal harga. Nasi tumpeng nasi yang cukup sulit dibuat sehingga soal harga tergantung dari besar kecilnya nasi yang akan beli dan banyaknya lauk pauk. Untuk kisaran harga 1 porsi kecil nasi tumpeng bisa 30-50 ribu rupiah. Sedangkan untuk 1 porsi besar untuk berapa orang bisa ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Untuk mengetahui lebih lanjut soal harga Anda bisa cek harga tumpeng di website ini.

Berapa banyak yang dibutuhkan bila menggelar acara?

Selain mengenai kisaran harga, yang harus diketahui selanjutnya adalah berapa banyak yang dibutuhkan bila menggelar acara. Ini bertujuan agar porsi yang dibeli tidak membuat orang-orang yang datang merasa kecewa. Pastikan dulu acara apa yang akan Anda adakan. Misal, Anda ingin mengadakan acara ulang tahun dengan mengundang 100 orang, maka nasi tumpeng yang harus dibeli dengan porsi besar dan tentunya cukup untuk 100 orang. Jika Anda membeli nasi tumpeng dengan ukuran sedang yang hanya untuk 50 orang, ini tidak cocok jadi pilihan.

Lauk pauk apa saja yang ada pada nasi tumpeng?

Yang berikutnya harus diketahui seputar beli nasi tumpeng adalah lauk pauknya. Anda harus tahu lauk pauk apa saja yang ada pada nasi tumpeng. Biasanya lauk pauk tidak semata-mata untuk teman nasi tapi memiliki makna tersendiri. Adapun lauk pauk yang ada dinasi tumpeng seperti ayam, sambal teri, telur, mie, dan lain sebagainya. Untuk laun pauk nasi tumpeng bisa pilih sesuai keinginan Anda.

Apa saja jenis-jenis nasi tumpeng?

Terakhir yang tidak kalah pentingnya diketahui sebelum beli nasi tumpeng adalah jenis-jenis dari nasi tumpeng itu sendiri. Pastinya Anda semua berangapan bahwa hanya ada satu jenis nasi tumpeng tapi ini tidak benar. Nasi tumpeng ada banyak variasi. Untuk lebih lanjut apa saja jenis-jenis nasi tumpeng, berikut ini.

  1. Tumpeng robyong. Nasi tumpeng jenis ini digunakan dalam acara siraman, upacara pernikahan atau pemberkatan, dan syukuran.
  2. Tumpeng megono. Tumpeng ini digunakan untuk kenaikan pangkat
  3. Tumpeng pungkur. Jenis tumpeng yang digunakan pada acara kematian seorang wanita atau pria masih lajang. Tumpeng ini dibuat dari nasi yang berwarna putih dilengkapi dengan laun pauk. Tumpeng dibelah dua secara vertikal dan diletakan saling membelakangi.
  4. Tumpeng nasi kuning. Tumpeng ini digunakan pada acara-cara gembira seperti kelahiran, pernikahan, dan tunangan. Warna kuning pada tumpeng ini menggambarkan kekayaan dan moral yang luhur.

Ingat, pilih jenis tumpeng yang sesuai dengan acara yang akan Anda adakan.

Demikianlah informasi mengenai seputar beli nasi kuning. Semoga informasi ini bermanfaat buat Anda semua. Jika Anda memilih untuk pesan nasi kotak,  Anda dapat memesan di http://www.foodspot.co.id/nasi-kotak-lunch-box.

Strategi untuk Menciptakan Kepuasan Konsumen

Para pelaku bisnis disarankan untuk tidak hanya memikirkan bagaimana produk yang ditawarkan dapat habis terjual, tetapi juga memikirkan bagaimana menciptakan kepuasan konsumen. Kepuasan konsumen menjadi modal untuk membuat bisnis bertahan dan berkembang. Alasannya tidak lain karena terciptanya kepuasan konsumen akan menimbulkan pengulangan pembelian. Lebih dari itu, konsumen tidak segan untuk berbagi informasi mengenai bisnis pada orang lain secara langsung atau menggunakan media. Artinya, pelaku bisnis bakal mendapatkan konsumen baru dari konsumen yang terpuaskan kebutuhan & keinginannya tanpa perlu melakukan promosi berbiaya mahal. Akan tetapi, apa yang harus dilakukan untuk menciptakan kepuasan konsumen? Berikut ini strateginya:

Menjanjikan kualitas produk yang konsisten

Jangan sampai konsumen kecewa atas pembelian kedua atau seterusnya karena mendapatkan produk yang lebih rendah kualitasnya dari pembelian pertama. Sebagai salah satu contoh saat menjalankan bisnis makanan yang mana tidak konsisten dari segi rasa & tekstur. Kondisi ini jelas bakal membuatnya enggan untuk melakukan pembelian berikutnya. Inilah sebabnya mengapa para pelaku bisnis dituntut menjanjikan kualitas produk yang konsisten sehingga dapat menciptakan kepuasan konsumen yang dapat memungkinkan konsumen tertarik untuk kembali membeli. Bertolak dari hal ini, para pelaku bisnis wajib memiliki standar kualitas produk sehingga bisa dijadikan patokan agar dari waktu ke waktu kualitas produk tetap sama. Di samping itu, patokan ini juga untuk menilai apakah output atau hasil produksi layak dipasarkan atau tidak guna mencegah kekecewaan dari konsumen.

Memilih lokasi yang mudah dijangkau

Lokasi menjadi salah satu penentu tercipta atau tidak kepuasan konsumen. Lokasi yang tidak butuh banyak waktu, tenaga, dan biaya besar untuk dicapai membuat konsumen merasa puas. Sebaliknya, konsumen akan berpikir dua kali atau justru kapok mencapai lokasi yang sulit dijangkau. Oleh karenanya, para pelaku bisnis dituntut untuk mempertimbangkan dengan matang lokasi yang bakal dijadikan tempat pemasaran produk sebelum memulai bisnis. Lokasi bisnis yang baik itu bukan hanya berada di pinggir jalan atau pusat keramaian, melainkan dekat dengan target market sehingga lebih diprioritaskan konsumen karena lebih hemat waktu, tenaga, dan biaya transportasi. By the way, meski pelaku bisnis telah memiliki lokasi yang strategis bukan berarti mengabaikan pemasaran online. Action ini harus dilakukan mengingat meningkatnya aktivitas di internet belakangan. Artinya, pemasaran via internet memungkinkan untuk memperluas jangkauan sekaligus mempertahankan pelanggan.

Memberikan pelayanan yang sesuai ekspektasi

Produk sudah sesuai dengan kriteria konsumen, tapi pelayanan yang diberikan jauh dari ekspektasi konsumen tentu akan percuma. Sejatinya, setiap orang enggan kembali ketika pernah mengalami pelayanan yang buruk dari pemilik bisnis. Oleh sebab itu, berusaha semaksimal mungkin agar setiap pengunjung menerima pelayanan yang optimal yang diekspektasikan konsumen. Pelayanan yang diekspektasikan konsumen di sini bukan hanya senyum, salam, dan sapa dari pemilik bisnis, melainkan juga dari fasilitas untuk kenyamanan yang disediakan, realistis janji yang ditawarkan dalam promosi, daya tanggap pelaku bisnis dalam menerima permintaan dan keluhan, dan lain sebagainya.

Kalau sebelumnya tujuan Anda hanya untuk membuat produk yang ditawarkan laku banyak, sekarang saatnya menggantinya dengan menciptakan kepuasan konsumen mengingat tidak hanya keuntungan jangka pendek tetapi juga keuntungan jangka panjang berupa bisnis bertahan dan berkembang bakal didapat. Apapun bisnis yang Anda jalankan, semoga kepuasan konsumen dapat tercipta hingga pada gilirannya menjadikan mereka sebagai konsumen yang loyal.