Strategi untuk Menciptakan Kepuasan Konsumen

Para pelaku bisnis disarankan untuk tidak hanya memikirkan bagaimana produk yang ditawarkan dapat habis terjual, tetapi juga memikirkan bagaimana menciptakan kepuasan konsumen. Kepuasan konsumen menjadi modal untuk membuat bisnis bertahan dan berkembang. Alasannya tidak lain karena terciptanya kepuasan konsumen akan menimbulkan pengulangan pembelian. Lebih dari itu, konsumen tidak segan untuk berbagi informasi mengenai bisnis pada orang lain secara langsung atau menggunakan media. Artinya, pelaku bisnis bakal mendapatkan konsumen baru dari konsumen yang terpuaskan kebutuhan & keinginannya tanpa perlu melakukan promosi berbiaya mahal. Akan tetapi, apa yang harus dilakukan untuk menciptakan kepuasan konsumen? Berikut ini strateginya:

Menjanjikan kualitas produk yang konsisten

Jangan sampai konsumen kecewa atas pembelian kedua atau seterusnya karena mendapatkan produk yang lebih rendah kualitasnya dari pembelian pertama. Sebagai salah satu contoh saat menjalankan bisnis makanan yang mana tidak konsisten dari segi rasa & tekstur. Kondisi ini jelas bakal membuatnya enggan untuk melakukan pembelian berikutnya. Inilah sebabnya mengapa para pelaku bisnis dituntut menjanjikan kualitas produk yang konsisten sehingga dapat menciptakan kepuasan konsumen yang dapat memungkinkan konsumen tertarik untuk kembali membeli. Bertolak dari hal ini, para pelaku bisnis wajib memiliki standar kualitas produk sehingga bisa dijadikan patokan agar dari waktu ke waktu kualitas produk tetap sama. Di samping itu, patokan ini juga untuk menilai apakah output atau hasil produksi layak dipasarkan atau tidak guna mencegah kekecewaan dari konsumen.

Memilih lokasi yang mudah dijangkau

Lokasi menjadi salah satu penentu tercipta atau tidak kepuasan konsumen. Lokasi yang tidak butuh banyak waktu, tenaga, dan biaya besar untuk dicapai membuat konsumen merasa puas. Sebaliknya, konsumen akan berpikir dua kali atau justru kapok mencapai lokasi yang sulit dijangkau. Oleh karenanya, para pelaku bisnis dituntut untuk mempertimbangkan dengan matang lokasi yang bakal dijadikan tempat pemasaran produk sebelum memulai bisnis. Lokasi bisnis yang baik itu bukan hanya berada di pinggir jalan atau pusat keramaian, melainkan dekat dengan target market sehingga lebih diprioritaskan konsumen karena lebih hemat waktu, tenaga, dan biaya transportasi. By the way, meski pelaku bisnis telah memiliki lokasi yang strategis bukan berarti mengabaikan pemasaran online. Action ini harus dilakukan mengingat meningkatnya aktivitas di internet belakangan. Artinya, pemasaran via internet memungkinkan untuk memperluas jangkauan sekaligus mempertahankan pelanggan.

Memberikan pelayanan yang sesuai ekspektasi

Produk sudah sesuai dengan kriteria konsumen, tapi pelayanan yang diberikan jauh dari ekspektasi konsumen tentu akan percuma. Sejatinya, setiap orang enggan kembali ketika pernah mengalami pelayanan yang buruk dari pemilik bisnis. Oleh sebab itu, berusaha semaksimal mungkin agar setiap pengunjung menerima pelayanan yang optimal yang diekspektasikan konsumen. Pelayanan yang diekspektasikan konsumen di sini bukan hanya senyum, salam, dan sapa dari pemilik bisnis, melainkan juga dari fasilitas untuk kenyamanan yang disediakan, realistis janji yang ditawarkan dalam promosi, daya tanggap pelaku bisnis dalam menerima permintaan dan keluhan, dan lain sebagainya.

Kalau sebelumnya tujuan Anda hanya untuk membuat produk yang ditawarkan laku banyak, sekarang saatnya menggantinya dengan menciptakan kepuasan konsumen mengingat tidak hanya keuntungan jangka pendek tetapi juga keuntungan jangka panjang berupa bisnis bertahan dan berkembang bakal didapat. Apapun bisnis yang Anda jalankan, semoga kepuasan konsumen dapat tercipta hingga pada gilirannya menjadikan mereka sebagai konsumen yang loyal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *